Selasa, 06 Maret 2012

PENTINGNYA EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Guru atau seorang pendidik tentu memiliki andil yang sangat besar dalam keberhasilan siswa ketika belajar di sekolah. Oleh sebab itu seorang guru harus memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk memotivasi siswa dapat belajar. Guru yang baik tidak selalu merasa dirinya paling benar dan pintar akan tetapi murid dijadikan sebagai tempat sharing atau saling menukar ilmu. Akan tetapi, sebagai peserta didik murid akan menjadikan seorang guru itu sebagai motivator, mentor, atau sebagai salah satu sumber bagi mereka untuk mendapatkan ilmu dan untuk mengajukan pertanyaan, oleh sebab itu seharusnya guru memiliki pengetahuan yang luas, selalu mencari tahu dan selalu belajar.
Seorang guru dapat dikatakan telah memberikan pembelajaran jika terjadi perubahan tingkah laku terhadap siswanya tentunya kearah yang positif, juga menjadikan siswanya tahu dan mengerti tentang ilmu pengetahuan yang disampaikan. Selain itu, hal yang perlu diperhatikan seorang guru adalah memperhatikan tahapan evaluasi pembelajaran supaya dapat memberikan penilaian yang baik bagi siswanya.
1.2 Rumusan Masalah
            Dari latar belakang yang telah diuraikan maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :
- Apakah pengertian evaluasi pembelajaran?
- Apa pentingnya seorang guru melakuakan evaluasi pembelajaran dengan baik?
- Apa yang dimaksud dengan penilaian, pengukuran dan evaluasi?
- Apa peran guru dalam evaluasi pembelajaran?
1.3 Tujuan
            Adapun tujuan dibuat makalah ini adalah :
- Mengetahui pengertian evaluasi pembelajaran
- Mengetahui pentingnya seorang guru melakukan evaluasi pembelajaran dengan baik
- Mengetahui maksud dari penilaian, pengukuran, dan evaluasi
- Mengetahui peran guru dalam evaluasi pembelajaran
1.4 Manfaat
            Manfaat yang didapat dari tujuan di atas adalah :
Kita dapat memiiki gambaran tentang evaluasi pembelajaran yang baik dan benar sehingga  kita dapat memberikan evaluasi kepada siswa secara objektif
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi merupakan suatu proses yang dapat dijadikan salahsatu acuan oleh seorang pendidik untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses belajar mengajar. Menurut para ahli yang mengemukakan pengertian evaluasi antara lain Davies mengemukakan bahwa evaluasi merupakan proses untuk memberikan atau menetapkan nilai kepada sejumlah tujuan, kegiatan, keputusan,unjuk kerja, proses, orang, maupun objek. Menurut Wand dan Brown, evaluasi merupakan suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu.  
            Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian evaluasi adalah proses yang sistematis dalam menentukan nilai atau tujuan tertentu. Adapun pengertian dari evaluasi pembelajaran merupakan penilaian kemampuan belajar siswa atau yang biasa disebut peserta didik  yang dilakukan secara berkala, baik berupa ujian tes tertulis maupun tidak tertulis sebagai pertanggungjawaban seorang guru dalam melakasanakan pembelajran. Karakteristik siswa yang dijadikan penilaian adalah tampilan siswa dalam bidang kognitif (pengetahuan), Afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan).
2.2 Pentingnya Seorang Guru melakukan Evaluasi Pembelajaran dengan Baik
            Seorang guru dapat dikatakan berhasil dalam memberikan pembelajaran apabila telah terjadi perubahan tingkah laku siswa atau pengetahuan siswa ke arah yang lebih positif atau lebih baik. Oleh karena itu, guru memiliki andil yang sangat besar dalam keberhasilan siswanya. Oleh sebab itu, sangat penting bagi seorang guru mengevaluasi siswanya dengan car yang baik dan objektif. Sesuai dengan salah satu peran guru yang disebutkan bahwa guru merupakan evaluator artinya, untuk mengetahui sejauh mana proses belajar dilakukan selain itu guru dharus dapat mengoreksi apakah cara pembelajarannya itu harus diperbaiki atau dipertahankan.
            Pentingnya evaluasi bagi guru bertujuan untuk:
a. Menggambarkan kemampuan belajar siswa
b. mengetahui tingkat keberhasilan proses belajar mengajar
c. Menentukan tindak lanjut hasil penilaian (akan diperbaiki atau dipertahankan)
d. memberikan pertanggungjawaban
            Adapun prosedur dalam membuat evaluasi pembelajaran adalah sebagai berikut :
a. Membuat perencanaan
- Merumuskan tujuan evaluasi
- Menyusun kisi-kisi
- Menulis soal
- Uji coba dan menganalisis soal
- Revisi dan merakit soal
b. Pengumpulan data
c. Pengoalahan dan Penafsiran
d. Laporan
e. Pemanfaatan Evaluasi.
2.3 Pengertian Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi
            Menurut Wiersma dan Jurs mengemukakan perbedaan antara evaluasi pengukuran dan penilaian. Mereka berpendapat bahwa Evaluasi adalah suatu proses yang mencakup pengukuran dan penilaian.Evaluasi memiliki cakupan yang luas.
1.         Pengukuran (Measurment)
            Pengukuran (Measurment) merupakan suatu proses dalam menentukan kuantitas. Dalam proses pembelajaran diartikan sebagai pemberian angka pada status atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh orang, hal, atau obyek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas.. Definisi  pengukuran menurut beberapa ahli antara lain :
-          Menurut Mahrens; pengukuran dapat diartikan sebagai informasi berupa angka yang diperoleh melalui proses tertentu.
-          Menurut Suharsimi Arikunto; pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan suatu ukuran
-          Menurut Lien; pengukuran adalah sejumlah data yang dikumpulkan dengan menggunakan alat ukur yang objektif untuk keperluan analisis dan interpretasi

2.         Penilaian (Assessment)
            Penilaian atau Assessment merupakan Peroses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan kualitas yaitu nilai dan arti dari hasil belajar peserta didik atau pengambilan keputusan dapat dikatakan baik atau tidaknya sesuaidengan kriteria.
            Adapun menurut beberapa ahli tentang pengertian penilaian adalah sebagai berikut :
-          Menurut Suharsimi Arikunto; menilai adalah mengambil keputusan terhadap sesuatu  dengan baik, penilaian yang bersifat kuantitatif
-          Menurut Mahrens; penilaian adalah suatu pertimbangn professional atau proses yang memungkinkan seseorang untuk membuat suatu pertimbangan mengenai nilai sesuatu

 3.         Evaluasi (Evaluation)

Evaluasi merupakan suatu proses yang dapat dijadikan salahsatu acuan oleh seorang pendidik untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses belajar mengajar.
Adapun pendapat dari beberapa ahli mengenai pengertian evaluasi adalah sebagi berikut :
-          Menurut Norman E. Grounloud; evaluasi dalah suatu proses yang sistematik dan berkesinambungan untuk mengetahui efisien kegiatan belajar mengajar dan efektifitas dari pencapaian tujuan instruksi yang telah ditetapkan.
-          Menurut Edwin Wond dan Gerold W. Brown; evaluasi pendidikan atau proses untuk menentukan nilai dari segala sesuatu yang berkenaan dengan pendidikan
-          Evaluasi adalah proses pengukuran dan penilaian untuk mengetahui hasil belajar yang telah dicapai seseorang.

4.         Tes

Tes berasal dari bahasa latin “testum” yang berarti sebuah piringan atau jambangan dari tanah liat. Istilah ini dipergunakan dalam lapangan psikologi dan selanjutnya hanya dibatasi sampai metode psikologi, yaitu suatu cara untuk menyelidiki seseorang. Penyelidikan tersebut dilakukan mulai dari pemberian suatu tugas kepada seseorang atau untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Pada hakikatnya tes adalah suatu alat yang berisi serangkaian tugas yang harus dikerjakan atau soal-soal yang harus dijawab oleh peserta didik untuk mengukur suatu aspek perilaku tertentu. Dengan demikian, fungsi tes adalah sebagai alat ukur.

Fungsi tes adalah :
1. Sebagai salah satu alat ukur keberhasilan bagi siswa
2. Sebagai alat ukur keberhasilan pengajaran bagi guru

Dalam hal ini hubungan dari evaluasi, pengukuran penilaian dan tes dapat digambarkan seperti berikut ini :







 



           Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa evaluasi memiliki cakupan yang luas dalam pembelajaran. Gambar di atas dapat diuraikan bahwa dalam evaluasi pembelajaran ada komponen-kkomponen untuk melakukan evaluasi tersebut yaitu penilaian. Dalam penilaian kita melakukan suatu proses yang dinamakan pengukuran. Pengukuran dapat dilakukan dengan cara memberikan tes kepada siswa, baik itu tertulis maupun tidak tertulis.
Sebenarnya antara evaluasi dan penilaian memiliki persamaan juga perbedaan. Persamaanya sama-sama menentukan/menilai tentang suatu objek. Sedangkan perbedaannya Penilaian hanya memiliki ruang lingkup yang sempit atau hanya menilai salahsatu aspek saja. Sedangkan memiliki cakupan yang luas mencakup semua komponen yang ada dalam sistem tersebut baik internal maupun eksternal.

2.3 Peran Guru dalam Evaluasi Pembelajaran

            Dalam proses evaluasi pembelajaran, guru berperan sebagai Evaluator yang berfungsi untuk mengetahui berhasil atau tidaknya seorang guru dalam proses pembelajaran, atau evaluasi juga dapat dikatakan sebagai penentu untuk mengetahui apakah proses/cara belajar mengajar itu harus dipertahankan atau diperbaiki lagi. Oleh sebab itu, peran guru disini sangat menentukan. Dalam peraturan pemerintah No. 41 Tahun 2007, tentang standar proses dinyatakan bahwa evaluasi proses pembelajaran dilakukan untuk menentukan kualitas pembelajaran secara keseluruhan, mencakup tahap perencanaan proses pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Evaluasi proses pembelajaran diselenggarakan dengan cara:
-          Membandingkan proses pembelajaran guru dengan standar proses
-          Mengidentifikasi kinerja guru sesuai dengan kompetensi guru.
-        -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------   
BAB 3
PENUTUP
3.1 SIMPULAN
            Evaluasi dapat dikatakan sebagai suatu proses untuk menentukan berhasil atau tidaknya tujuan yang telah ditentukan. Evaluasi sangat berguna sekali baik bagi guru maupun bagi siswa. Bagi seorang guru atau pendidik evaluasi berfungsi sebagai tolak ukur apakah guru itu berhasil atau tidak dalam memberikan pengajarannya. Pengajaran dapat dikatakan berhasil apabila terlihat perubahan tingkah laku atau perubahan siswa ke arah yang lebih baik. Sedangkan bagi siswa evaluasi berfungsi sebagai tolak ukur dirinya dalam belajar, mampu tidaknya siswa menerima evaluasi yang telah ditentukan oleh guru, maksimal atau belum siswa itu mengikuti pembelajaran.
            Evaluasi memiliki cakupan sistem yang luas. Yang termasuk di dalamnya adalah penilaian, pengukuran, dan tes. antara evaluasi dan penilaian memiliki persamaan juga perbedaan. Persamaanya sama-sama menentukan/menilai tentang suatu objek. Sedangkan perbedaannya Penilaian hanya memiliki ruang lingkup yang sempit atau hanya menilai salahsatu aspek saja. Sedangkan memiliki cakupan yang luas mencakup semua komponen yang ada dalam sistem tersebut baik internal maupun eksternal.
3.2 SARAN
Sebagai seorang pendidik sangat penting guru memahami evaluasi pembelajaran dan mengetahui komponen yang ada di dalamnya. Selain guru harus memiliki pengetahuan yang luas guru juga harus terampil dalam memberikan pengajaran. Evaluasi pembelajaran juga harus dilakukan oleh seorang guru untuk menentukan tahap perlu dilakukan oleh seorang pendidik untuk menentukan kualitas pembelajaran apakah pembelajaran itu perlu diperbaiki atau dipertahankan.

Semoga bermanfaat :)

shanti astri noviani
pendidikan teknik bangunan 2010






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar